Berita Terkini

Workshop kebijakan dan Strategi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Dalam Dokumen Perencanaan Daerah
16-10-2017 16:02

Direktur Utama PDAM Kabupaten Malang H. Syamsul Hadi, S.Sos.M.M. menghadiri Workshop kebijakan dan Strategi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Dalam Dokumen Perencanaan Daerah yang digelar oleh Direktorat Jendral Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri di hotel Golden Tulip Bay View Kabupaten Badung Provinsi Bali.

K

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dari tanggal 10 sampai 13 Oktober 2017, Direktur Utama PDAM Kabupaten Malang mendampingi Bapak Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna, dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang Ir. Wahyu Hidayat, MM. Acara Workshop tersebut dibuka oleh Plt.Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo.

Dalam acara pembukaan Hadi Prabowo berharap bahwa Workshop ini dapat dijadikan sebagai forum untuk berdiskusi tentang isu-isu aktual yang berkembang agar dapat menghasilkan solusi, strategi, serta kesamaan pandang dalam melaksanakan tugas-tugas kedepan, selanjutnya komitmen pemerintah daerah secara kolektif dapat mendukung Universal Access air minum dan sanitasi, sehingga menjadi dasar dalam perencanaan dan penganggaran bidang AMPL, terang Pak Dirut, sapaan akrab Syamsul Hadi.

Pak Dirut menambahkan pertemuan ini menandai pentingnya pembangunan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat berdasarkan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional ( RPJMN ) 2015-2019 sebagai prioritas pembangunan. Program ini meliputi akses universal air minum yang aman dan memenuhi 4K yaitu kuantitas, kualitas, kontinuitas, dan keterjangkauan" terang Syamsul Hadi.

Diketahui juga bahwa Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melaksanakan Program Pamsimas ( Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat), dan saat ini telah memasuki Program Pamsimas III. Pamsimas menjadi platform kolaborasi bagi pemerintah, pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat dan swasta dalam rangka pencapaian akses universal air minum dan sanitasi perdesaan pada tahun 2019.

Program Pamsimas adalah peningkatan kapasitas Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dalam pengelolaan air minum dan sanitasi perdesaan berbasis masyarakat yang berkelanjutan.

Kabupaten Malang turut berkomitmen nyata dalam mewujudkan program akses universal tersebut. Hal ini terlihat dari berbagai kebijakan dan program Bupati Malang dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Malang. Program tersebut antara lain bedah rumah, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan penuntasan masalah sanitasi.

Sebagaimana diketahui bersama bahwa cakupan sampai 2014  Air Minum Aman  83,87 %; Sanitasi Yang layak 78,03%. Dengan harapan di akhir 2019 seluruh masyarakat Kabupaten Malang bisa mendapatkan akses air minum yang aman dan sanitasi yang layak sampai 100 % yang akan terbagi dalam 5 tahapan tahun pelaksanaan.